Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
ASUS ExpertBook Ultra


Jakarta, 7 Mei, 2026 - Di era profesional saat ini, tuntutan terhadap laptop yang tidak hanya cepat tetapi juga cerdas semakin meningkat. Kebutuhan produktivitas tanpa hambatan mendorong inovasi di bidang teknologi komputer, terutama dengan hadirnya kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi secara langsung dalam perangkat.

ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA), yang dirilis pada 7 Mei 2026, muncul sebagai solusi flagship bisnis ultra-portabel dengan performa yang menggabungkan kekuatan Intel® Core™ Ultra X9-388H dan Neural Processing Unit (NPU) 50 TOPS. Perangkat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional masa depan dengan kemampuan komputasi tinggi dan fitur AI on-device yang memaksimalkan produktivitas sekaligus menjaga privasi data.

Performa CPU dan GPU Unggulan untuk Tugas Berat

ASUS ExpertBook Ultra menawarkan kekuatan luar biasa berkat penggunaan Intel® Core™ Ultra X9-388H Series 3 dengan opsi lain seperti X7-358H, U7-356H, dan U5-325. Semua varian ini mendukung Sustained TDP 50W tanpa throttling berkat teknologi pendingin ASUS ExpertCool Pro, sehingga performa maksimal dapat dijaga saat menjalankan beban kerja berat.

Selain itu, laptop ini dilengkapi dengan GPU terintegrasi Intel® Arc™ B390 yang memiliki 12 Xe Cores. GPU ini mampu mengungguli performa NVIDIA RTX 4050 pada TGP 30W hingga sekitar 35% berdasarkan pengujian 3DMark Time Spy. Kombinasi ini sangat ideal untuk keperluan pengeditan video 4K, visualisasi 3D, dan akselerasi AI on-device yang memerlukan kemampuan grafis tinggi tanpa kompromi. Dengan demikian, laptop ini sangat mampu menangani berbagai aplikasi profesional berat secara efisien dan lancar.

keunggulan utama ASUS ExpertBook Ultra


Neural Processing Unit (NPU) 50 TOPS untuk AI On-Device Tanpa Batas

Salah satu keunggulan utama ASUS ExpertBook Ultra adalah Neural Processing Unit (NPU) dengan performa hingga 50 TOPS yang memungkinkan eksekusi model bahasa besar (LLM) secara lokal tanpa harus terhubung ke cloud. Hal ini mendukung fungsi-fungsi seperti terjemahan real-time dan AI generatif on-device dengan latensi nol sehingga produktivitas tidak terganggu oleh keterlambatan jaringan.

Platform AI secara total mencapai 180 TOPS, memberikan kemampuan tertinggi untuk menjalankan aplikasi AI kompleks dengan efisiensi tinggi. Simon Chan, Global Account Sales Director Intel APJ, mengungkapkan: "ASUS ExpertBook Ultra mampu memaksimalkan hingga 50 TOPS performa komputasi dari NPU terbaru kami untuk aplikasi bisnis berbasis AI yang kompleks dengan efisiensi tinggi." Keunggulan ini membuka peluang baru dalam pemanfaatan AI secara privat dan responsif bagi pengguna profesional.

MyExpert Suite: Software AI Lengkap Tanpa Langganan

Untuk mendukung ekosistem AI, ASUS menyediakan MyExpert Suite yang lengkap tanpa biaya langganan. Software ini mencakup AI ExpertMeet yang mampu melakukan transkripsi rapat dan terjemahan real-time secara on-device.

Selain itu, terdapat Knowledge Hub lokal yang memudahkan pencarian dokumen berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) on-device, meningkatkan efisiensi kerja tanpa bergantung pada koneksi internet. Integrasi penuh dengan Microsoft Copilot+ mendukung workflow AI yang mulus dan latensi nol. Semua proses AI ini tetap dijalankan sepenuhnya di dalam laptop tanpa mengirim data ke cloud, sehingga keamanan dan privasi data bisnis tetap terjaga dengan baik.

Layar Tandem OLED 14 Inci 3K dengan Warna dan Kecerahan Superior

ASUS ExpertBook Ultra mengusung layar utama Tandem OLED berukuran 14 inci dengan resolusi 3K (2880 x 1800) berasio aspek 16:10 yang nyaman untuk berbagai jenis pekerjaan. Layar ini memiliki refresh rate variabel 30-120Hz dan kecerahan HDR puncak mencapai 1400 nits yang memastikan tampilan tetap jelas dan tajam dalam kondisi pencahayaan apapun.

Warna yang dihasilkan sangat akurat dengan dukungan 100% DCI-P3 dan Delta-E kurang dari 1, serta telah mendapatkan sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1000 yang memberikan warna hitam sangat dalam. Keunggulan lain adalah konsumsi energi layar ini 40% lebih hemat dibandingkan OLED konvensional, menjaga efisiensi daya. Meski berteknologi tinggi, bobot unit layar hanya 1,09 kg sehingga laptop tetap ringan dan mudah dibawa.

Baterai Tahan Lama dan Pengisian Cepat untuk Mobilitas Tinggi

Laptop ini dilengkapi baterai 70Wh 4-cell Li-Polymer dengan konfigurasi 2S2P yang menghasilkan daya tahan hingga 26 jam pemakaian, sangat mendukung mobilitas tinggi para profesional. Teknologi pengisian cepat memungkinkan baterai terisi 50% hanya dalam 30 menit dan pengisian 15 menit memberikan tambahan produktivitas selama 6 jam.

Kepraktisan lainnya adalah kompatibilitas dengan charger USB-C, power bank, dan soket pesawat komersial, yang menjadikan ASUS ExpertBook Ultra andalan untuk aktivitas kerja di manapun. Gita Wirjawan, Brand Ambassador ASUS Indonesia, menyatakan: "Bobot 0,99 kg dan 6 jam produktivitas dari pengisian 15 menit menghadirkan definisi baru mobilitas berdaya tinggi yang tetap berkelas."

Sistem Keamanan Enterprise ASUS ExpertGuardian Lengkap

Keamanan data dan perangkat dilindungi secara menyeluruh dengan sistem keamanan enterprise ASUS ExpertGuardian yang memenuhi standar tinggi. Laptop ini memiliki sertifikasi NIST SP 800-193, FIPS 140-2, dan PC Secured-Core Windows yang menjamin perlindungan optimal.

Hardware keamanan termasuk ASUS Security Processor dan Dual Self-healing BIOS ROM yang memastikan kestabilan dan perlindungan BIOS. Fitur-fitur keamanan lainnya meliputi TPM 2.0, Microsoft Pluton, Match-on-Chip Fingerprint dengan Windows Hello, IR facial recognition, serta Physical Webcam Shield dan Chassis Intrusion Alert untuk mencegah akses tidak sah. Enkripsi data OPAL 2.0 SED melindungi drive dengan kunci kriptografi berbasis hardware jika laptop dicuri, menjaga kerahasiaan data penting perusahaan.

ASUS ExpertBook Ultra

Spesifikasi ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA)

Spesifikasi

Di bawah ini merupakan spesifikasi laptop ini secara umum:

  • Model: ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA)
  • Sistem Operasi: Windows 11 Pro, Home, Pro Education (64-bit)
  • Prosesor: Hingga Intel® Core™ Ultra X9-388H
  • NPU: Hingga 50 TOPS
  • GPU: Intel® Arc™ B390 Graphics
  • RAM: Hingga 64GB LPDDR5x 9600MT/s
  • Storage: Hingga 2TB M.2 PCIe® Gen5 x4 NVMe SSD

Layar dan Desain

Laptop ini dirancang untuk memberikan kenyamanan visual sekaligus portabilitas tinggi:
  • Layar: 14 inci 3K (2880 x 1800) Tandem OLED Touchscreen
  • Refresh Rate: Hingga 120Hz
  • Kecerahan: Hingga 1400 nits HDR
  • Material: Magnesium-aluminium AZ31B
  • Bobot: Mulai 0,99 kg

Konektivitas dan Audio

ASUS memastikan konektivitas yang lengkap untuk mendukung produktivitas.
  • Port: Thunderbolt™ 4, USB-A 3.2 Gen2, HDMI® 2.1, Audio Jack
  • Wireless: Wi-Fi 7 dan Bluetooth® 6.0
  • Audio: 6-speaker dengan Dolby Atmos®

Baterai dan Keamanan

Aspek daya tahan dan keamanan menjadi perhatian utama dalam laptop ini:
  • Baterai: 70Wh hingga 26 jam penggunaan
  • Pengisian cepat: Hingga 50% dalam 30 menit
  • Keamanan: TPM 2.0, Windows Hello IR, Fingerprint Sensor
  • Standar: NIST SP 800-193
ASUS telah menjadi pemimpin pasar laptop consumer di Indonesia, dengan inovasi terbarunya ASUS ExpertBook Ultra yang menjadi solusi pilihan bagi profesional yang mengutamakan produktivitas dan keamanan.

Laman resmi produk:

Kontak ASUS Indonesia

ASUS Business:

ASUS Indonesia Instagram:

ASUS Indonesia TikTok:

ASUS Indonesia Facebook:




Satu Perangkat, Banyak Peran

Ada hari-hari ketika aku menulis di atas tempat tidur, bersandar ke dinding kamar yang kecil dan sederhana. Laptop diletakkan di meja belajar yang ukurannya pas-pasan, meja yang sama yang di malam hari menjadi “wilayah” anak-anak saat mereka mengerjakan PR. Dan ketika jam belajar itu tiba, tanpa banyak kata, laptopku harus mengalah. Aku menutupnya perlahan, memindahkannya ke sudut kamar, lalu berganti peran sepenuhnya menjadi ibu pendamping belajar.

Di momen seperti itu, aku sering berpikir: seandainya ada perangkat yang tidak harus dipindah-pindah, tidak memakan ruang, dan bisa berbagi tanpa berebut. 


Bukan untuk gaya, tapi untuk keadilan kecil di rumah sederhana ini, agar anak bisa belajar dengan tenang, dan aku tetap bisa berkarya tanpa harus menunggu malam terlalu larut.

Bagiku, menulis bukanlah pekerjaan yang bisa dijadwalkan rapi. Aku melakukannya di sela-sela: setelah anak tertidur, setelah meja kembali kosong, atau setelah rumah hening. Maka setiap alat kerja yang bisa mengurangi ribet, menghemat ruang, dan tidak membuatku harus “berebut” dengan anak, terasa seperti bantuan untuk terus berkarya yang sangat manusiawi.

Rumah kami minimalis, sederhana dan jauh dari kesan modern. Tak ada meja kerja khusus apalagi ruang kerja, hanya meja kecil tempat menaruh laptop sebagai saksi aktivitas harianku. Dalam satu ruang, aku berganti peran. Ya jadi ibu, ya jadi penulis.

Sebagai ibu, aku belajar bahwa hidup sering kali tentang efisiensi. Tidak ada ruang untuk kabel berantakan atau perangkat besar yang memakan tempat. Melihat rumah rapi tentu terasa menyenangkan dan rasa stress bisa berkurang.

Tak hanya menjadi ibu, menjadi guru bagi anak-anak pun tak hanya selalu mengajarkan menggunakan kertas. Terkadang pengenalan teknologi informasi juga diperlukan agar mereka tidak gagap teknologi, seperti mengajarkan menggambar lewat Paint, mengerjakan soal-soal lewat kumpulan soal dari aplikasi pembelajaran, atau pun menonton film anak untuk hiburan anak-anak.

Sebagai penulis dan juga konten kreator, aku sadar bahwa menulis dengan alur emosi, tidak ada yang lebih mengganggu daripada perangkat yang lambat. Perangkat yang responsif dan multitaksing sangat membantuku berkarya, seperti membuka browser untuk mencari referensi, edit video, mengikuti webinar kepenulisan atau sesekali desain sederhana untuk kebutuhan konten.

Tak hanya terbatas menjadi ibu, guru untuk anak-anakku, penulis dan konten kreator, aku pun menjadi seorang pengurus organisasi di FLP Jawa Timur, yang mana beberapa kali kami harus rapat bulanan secara online melalui Zoom. Terkadang keramaian anak-anak cukup menggangguku saat harus berbicara di tengah rapat.

Bagiku, yang terbiasa menulis di laptop, ukuran layar selalu menjadi persoalan. Laptop terasa terlalu sempit untuk membuka naskah, referensi, dan catatan sekaligus. Namun desktop tower jelas bukan pilihan, meja kami, terutama di kamar kami, tak pernah dirancang untuk perangkat besar dan rumit.

Di titik inilah konsep All-in-One PC menurutku lebih masuk akal. Satu perangkat, satu layar, tanpa CPU terpisah. ASUS All-in-One PC V400 Series (V440/V470) menjawab kebutuhan ruang yang terbatas namun aktivitas yang terus bertambah.

Sosok “Layar Besar yang Peduli”

Kalau aku menggambarkan ASUS AiO V400 Series itu seperti manusia yang punya kepedulian padaku yang memiliki banyak peran. 

Jika ia bisa berbicara padaku, mungkin dia akan mengatakan, "Tenang, aku sangat peduli padamu."

Dengan lebar layar yang ramah bagi penggunanya: 24 inci (V440) atau 27 inci (V470), lengkap dengan opsi touch maupun non-touch screen terasa nyaman untukku sebab layar besar bukan soal kemewahan, melainkan kenyamanan jangka panjang.

Teknologi NanoEdge Display dengan bezel yang jauh lebih tipis membuat tampilannya terasa modern, meski diletakkan di rumah yang sederhana. Ketebalan hanya 36,5 mm dan bezel setipis 15,6 mm menjadikannya terlihat rapi, tidak mendominasi ruangan. Bahkan, desain ini tercatat 25% lebih tipis dan bezel 38% lebih kecil dibanding generasi sebelumnya.



Layar besar ini seperti pendidik di rumah kecilku. Ia memberi ruang bagi anak untuk belajar menggambar lewat YouTube sekaligus memberikanku ruang untuk menulis cerita atau membuat konten.

Anak-anak duduk di sampingku. Wajahnya ceria menunggu setiap langkah di tutorial menggambar yang ditayangkan. Tidak perlu mencondongkan kepala, tidak perlu memperbesar terus tampilan; layar lega ini menyajikan semuanya dengan jelas.


Di usia menjelang 40 tahun ini, aku mulai lebih jujur pada tubuh sendiri, terutama pada mata. Menulis berjam-jam di layar laptop kecil, di kamar sempit dengan pencahayaan seadanya, pelan-pelan terasa berbeda dampaknya dibanding sepuluh tahun lalu. Huruf yang dulu mudah dibaca, kini kadang terasa melelahkan. Mata cepat lelah, leher sering menunduk, dan fokus mudah buyar ketika harus berpindah peran antara ibu, pendamping belajar, dan penulis.

Layar 27 inci terasa seperti kompromi yang adil antara produktivitas dan kesehatan mata. Sesuatu yang sering luput kita sadari sampai tubuh mulai memberi sinyal.

Di titik inilah aku menyadari, lebar layar bukan soal kemewahan, tapi soal keberlanjutan.

Tak hanya itu, kualitas visual Full HD, sudut pandang 178°, cakupan warna 100% sRGB, sertifikasi TÜV Rheinland, dan teknologi ASUS Splendid, membuatku nyaman untuk menulis lama, membaca, hingga menemani anak menonton konten edukatif.

Angka 178° berarti layar tetap terlihat jelas hampir dari sisi mana pun, dari kanan, kiri, atas, atau bawah, tanpa distorsi warna yang mengganggu. Saat anak belajar menggambar lewat YouTube: Satu anak duduk di kursi, anak lain duduk di lantai, dan aku duduk agak ke samping sambil mengawasi.

Dengan IPS 178°, semua melihat gambar yang sama jelasnya. Garis tutorial tetap terlihat, warna tidak berubah, dan tidak ada lagi yang harus berkata,

“Geser, dong! Nggak kelihatan, nih, di sini!”

“Ih, aku juga nggak kelihatan!”

Yang bisa memicu Perang Dunia ke-3 untuk 3 Ahmad (anak cowokku) karena rebutan posisi di depan layar agar terlihat jelas.

Dan itu tak akan ada lagi kalau aku memiliki perangkat ASUS All-in-One PC V400 (V440/V470).

Layar tidak memaksa mereka duduk rapi seperti di kelas formal. Ia menyesuaikan dengan ruang keluarga yang apa adanya. Tidak ada lagi “kursi terbaik” sebab semua sudut adalah sudut yang nyaman.

Kenapa Sertifikasi TÜV Rheinland Eye Care Penting untuk Kebutuhanku?

Sertifikasi TÜV Rheinland Eye Care pada ASUS All-in-One PC V400 (V440/V470) menjadi lebih dari sekadar label teknis. Ia adalah perlindungan jangka panjang, bukan hanya untuk aku, tetapi juga untuk anak-anak.

TÜV Rheinland adalah lembaga sertifikasi internasional independen yang menguji perangkat elektronik berdasarkan standar kesehatan dan keselamatan.



Artinya, layar ini dirancang agar lebih ramah untuk mata, terutama saat digunakan lama.

Sebagai penulis dan blogger, menulis tidak selalu selesai dalam satu jam. Kadang ide mengalir di malam hari, kadang aku harus mengedit naskah berulang-ulang. Dengan layar yang flicker-free, mataku tidak cepat perih, tidak cepat lelah, dan fokus lebih lama. Aku bisa menyelesaikan satu bab cerita anak tanpa harus berhenti karena mata terasa “berdenyut”.

Saat aku membuka banyak tab, memantau video, dan berpindah aplikasi, low blue light membantu menjaga mata tetap nyaman meski layar terang. Teknologi ini sangat terasa ketika editing video ringan, menonton ulang video referensi dan panggilan video panjang dengan editor atau komunitas penulis.

Anak-anak belajar menggambar dengan melihat tutorial YouTube. Mereka duduk cukup lama, memperhatikan detail garis dan warna. Dengan layar TÜV Rheinland-certified eye care, mata anak tidak mudah lelah, risiko silau berkurang, dan mereka bisa belajar lebih fokus tanpa sering mengucek mata. Sertifikasi ini penting karena mata anak masih dalam masa pertumbuhan. Aku ingin mereka mengenal teknologi tanpa mengorbankan kesehatan.

Berkat kombinasi layar besar 24–27 inci dan sertifikasi eye care menciptakan jarak pandang yang lebih ideal. Anak tidak perlu mendekat ke layar. Aku tidak perlu memperbesar zoom berlebihan dan postur duduk menjadi lebih alami. Teknologi ini membantuku menjalani peran ganda: bekerja dan mendampingi anak, tanpa harus memilih siapa yang lelah lebih dulu, mataku atau mata mereka.

“Tenang, aku tidak akan menyilaukan matamu.” 

Mungkin begitu yang akan ia katakan ketika aku berhadapan dengan layar yang lebar ASUS All-in-One PC V400 (V440/V470) Series sebab ia memberi ruang pandang yang jauh lebih lega. 

Bagi aku yang sudah hampir 40 tahun, layar besar berarti teks lebih nyaman dibaca tanpa harus memperbesar zoom berlebihan, posisi duduk lebih alami, karena mata sejajar dengan layar, bukan menunduk seperti saat memakai laptop, dan tentunya multitasking lebih manusiawi, bisa membuka naskah cerita anak di satu sisi dan referensi di sisi lain tanpa membuat mata cepat lelah.

Dan yang paling penting, layar besar ini tidak menuntut ruang besar. Dengan desain All-in-One yang tipis dan rapi, ASUS AIO tetap bisa ditempatkan di sudut rumah sederhana, tanpa harus mengorbankan meja belajar anak atau membuat kamar terasa sesak.

Ternyata teknologi yang baik bukan yang membuat kita terlihat lebih sibuk, tapi yang membuat kita lebih bertahan lama. Menulis lebih tenang, melihat lebih jelas, dan kembali ke peran sebagai ibu dengan mata yang tidak terlalu lelah sebab ASUS AiO bukan sekadar layar besar, ia memahami kebutuhan visual seluruh anggota keluarga.

Performa yang Mengerti Ritme Harian

Sebagai blogger, konten kreator, sekaligus penulis buku anak, pekerjaanku jarang linear. Aku membuka banyak software dalam satu windows, seperti Word, Capcut, atau bahkan Google Earth untuk membuat konten media sosial.

Aku cukup jarang menutup file yang sedang dikerjakan karena tak ingin ide-ide hilang begitu saja. Menulis naskah, membuka referensi, mengedit gambar ringan, lalu berpindah ke panggilan video. Semua bisa terjadi dalam satu waktu.

Dengan dukungan hingga Intel® Core™ i7-13620H, RAM DDR5 hingga 64GB, dan SSD hingga 2TB, ASUS All-in-One PC V400 Series, perangkat ini memudahkan aku untuk menangani multitasking tanpa jeda yang bisa mengganggu alur berpikir kreatifku. Performa ini terasa relevan untuk produktivitas harian sekaligus hiburan. Dengan performa itu menjadikan ASUS V400 Series, AiO PC terbaik untuk di rumah dan di tempat kerja.




Konektivitas tanpa batas

Di hari yang lain, anak ingin melihat gambar di ponselnya melalui layar besar AiO. Dengan port HDMI-in, aku bisa menghubungkan ponsel langsung ke layar AiO untuk menampilkan gambar atau video agar terlihat lebih jelas, menampilkan hasil karya visual untuk didiskusikan bersama keluarga atau pun menayangkan video edukatif dari perangkat lain. 

Konektivitasnya pun lengkap seperti HDMI-in/out, USB 3.2, USB-C, slot SD/microSD, serta WiFi 6E untuk koneksi cepat dan stabil. Aku tidak perlu repot mencari adapter, cukup sambungkan, dan semuanya siap dipakai untuk belajar aktif atau bekerja produktif. Penting bagiku yang sering berkarya dari rumah.


Output HDMI memungkinkan AiO ini bekerja sebagai layar eksternal jika suatu hari aku perlu menghubungkan laptop atau perangkat lain untuk presentasi kecil untuk anak yang diajar di rumah, menampilkan naskah atau gambar secara kolektif dan belajar bersama keluarga

Port ini layaknya hub kehidupan digitalku. Semakin lama, gallery ponselku semakin penuh. Aku harus memindahkan filenya ke desktop. Itulah mengapa pentingnya port ini. Dengan USB-C, aku bisa transfer data cepat, menyambungkan perangkat modern, atau bahkan menyambungkan monitor eksternal. Aku bisa transfer file besar dari flashdisk atau drive eksternal tanpa menunggu lama menggunakan USB 3.2. aku juga bisa menghubungkan tablet yang aku punya untuk gambar anak. Jika perlu menggunakan mikrofon pun bisa dengan USB ini.

Sering kali anak-anak membuat karya gambar yang kemudian dipotret lewat kamera atau ponsel. Dengan slot SD/microSD yang tersedia langsung di AiO, aku hanya perlu memasukkan kartu memori dan semuanya langsung muncul di layar besar tanpa perlu adapter tambahan.

Adanya fitur Wi-Fi 6E, AiO ini, aku bisa streaming video tutorial tanpa buffering, mengunduh buku referensi atau gambar ilustrasi dengan cepat, mengikuti kelas daring tanpa gangguan, dan upload konten blog atau video ke platform sosial. Wi-Fi 6E ini sangat berguna di rumah yang terkadang dipakai banyak perangkat dari ponsel anak hingga laptopku.

ASUS AiO, Bisakah Kamu Mengurangi Suara Gaduh?

Setiap perangkat sejatinya adalah asisten. Tapi ASUS AiO V400 Series terasa seperti asisten yang melihat lebih dari yang diminta.

Suara gaduh di rumah itu biasa. Anak sedang mengaji, adik menirukan suara ayam, atau ayah yang sedang membenarkan sepeda.

Kalau laptop biasa mungkin hanya berkata, “Maaf, saya tidak bisa.”

ASUS AiO berkata, “Aku membantu kamu tetap profesional tanpa membuat rumah harus diam sepenuhnya.”

Kalau ditanya, “Kenapa harus pakai ASUS AiO?”, mungkin ASUS AiO akan menjawab :

"Aku tahu kamu tidak bekerja di ruang kerja yang tenang. Aku tahu suara anak-anak kadang mengganggu kelas daring. Makanya aku punya AI Noise Cancellation, sebuah teknologi cerdas yang meredam kebisingan di sekitar agar suaramu tetap jernih tanpa terganggu saat rapat online bersama anggota organisasimu atau saat sharing kepenulisan."

Bukan sekadar perangkat, tetapi “teman teknologi”

Satu lagi yang kadang bikin aku tidak nyaman saat video call adalah saat pencahayaan kamarku kurang terang dan membuat wajahku kurang terlihat jelas. Tapi aku juga minder kalau terlalu terang, wajah lelahku akan terlihat jelas.

Background Blur: Privasi di Rumah yang Apa Adanya

Rumah kami bukan studio. Dengan Background Blur, kamera AI ASUS mampu mengaburkan latar belakang secara otomatis. Anak tetap bisa belajar di ruangan, tapi fokus panggilan video tetap pada wajahku. Fitur ini memberiku ruang aman: aku bisa bekerja dari rumah tanpa harus “menyembunyikan” kehidupan keluarga.


Lighting Correction: Cahaya yang Mengerti Kondisi Rumah

Pencahayaan rumah sederhana tidak selalu ideal. Kadang cahaya datang dari samping, kadang terlalu redup. Lighting Correction pada kamera AI ASUS secara otomatis menyesuaikan pencahayaan wajah, membuat tampilan tetap terang dan natural tanpa silau. Seolah kamera berkata:

“Tidak apa-apa, Bu. Cahaya rumahmu cukup. Aku yang menyesuaikan.”


Gaze Correction: Tetap Terlihat Fokus, Meski Membaca Catatan

Saat rapat daring atau diskusi naskah, aku sering melirik catatan. Dengan Gaze Correction, kamera AI ASUS membantu menjaga arah pandangan tetap terlihat seolah aku menatap lawan bicara. Bukan untuk berpura-pura, tapi untuk menghormati percakapan agar komunikasi terasa lebih hangat dan profesional, meski dilakukan dari kamar kecil.


Motion Tracking: Bergerak Tanpa Kehilangan Fokus

Sebagai ibu, aku jarang benar-benar diam. Kadang harus bergeser sedikit membantu mengambilkan mainan anak yang jatuh di dekat kaki. Kadang berdiri sebentar untuk menenangkan si adik. Motion Tracking memungkinkan kamera tetap mengikuti pergerakanku, menjaga wajah tetap berada di pusat frame. Ini bukan fitur mewah. Ini fitur yang memahami tubuh yang aktif dan ruang kerja yang tidak kaku.



Appearance Filter: Segar Tanpa Berlebihan

Appearance Filter di kamera AI ASUS tidak mengubah wajahku menjadi orang lain. Fitur ini hanya membantu tampilan terlihat lebih segar, menghaluskan sedikit, menyeimbangkan warna, tanpa efek berlebihan. Wajah lelahku bisa disamarkan bahkan tampak segar dengan efek riasan pada kameranya. Aku tampak menggunakan riasan alami saat melakukan panggilan video.


ASUS 3DNR: Wajah Lebih Jelas, Detail Lebih Bersih

Teknologi ASUS 3D Noise Reduction (3DNR) bekerja di balik layar, mengurangi noise visual terutama dalam kondisi cahaya rendah. Hasilnya, wajah terlihat lebih jelas dan detail tetap terjaga saat video call. Bagiku, ini penting, karena komunikasi visual yang jelas membantu kepercayaan, baik saat bekerja maupun berinteraksi personal.

Sekarang aku tidak khawatir karena ASUS All-in-One PC V400 Series (V440/V470) ini memiliki efek kamera AI ASUS seperti mentari kecil yang otomatis menyesuaikan pencahayaan, fokus, serta mengaburkan latar, sehingga setiap panggilan video atau kelas daring menjadi lebih terang, nyaman, profesional, dan tidak canggung.

Suara yang Menghidupkan Rumah, Bukan Sekadar Mengisi Ruangan

Di rumah sederhana kami, suara punya peran penting. Bukan hanya suara ketikan keyboard atau notifikasi kerja, tapi juga lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengalun pelan di pagi atau sore hari. Dari situlah anak-anak belajar mendengar, menirukan, lalu menghafal pelan-pelan, tanpa paksaan.

Ketika suara terdengar jelas dan utuh, proses menghafal menjadi lebih mudah. Dan di sinilah ASUS All-in-One PC V400 Series menunjukkan kelebihannya melalui sistem audio yang tidak biasa untuk sebuah PC rumahan.


Speaker Stereo Berkualitas Tinggi: Suara Jernih yang Bisa Dipercaya

ASUS V400 AiO dibekali speaker stereo berkualitas tinggi yang terintegrasi langsung di bodinya. Suara yang dihasilkan terasa murni, kaya, dan penuh, bukan tipis atau pecah. Saat anak-anak mendengarkan murotal, lafal huruf terdengar jelas, panjang-pendek bacaan bisa dibedakan dan intonasi qari terdengar alami. Ini penting, karena menghafal Al-Qur’an bukan hanya soal mengingat kata, tapi juga ketepatan bunyi.


Desain Bass-Reflex: Suara Dalam Tanpa Mengganggu

Yang membuatku terkejut, ASUS menghadirkan desain bass-reflex canggih, teknologi yang biasanya hanya ada di sistem speaker hi-fi. Bass terdengar halus dan kuat, namun tidak menutupi suara utama. Hasilnya, suara murotal terdengar hangat, tidak menusuk telinga, dan tetap nyaman meski diputar berulang kali. Anak-anak bisa mendengarkan ayat yang sama berkali-kali tanpa merasa lelah atau terganggu.


Dolby Atmos: Suara yang Menyelimuti, Bukan Sekadar Keras

Dengan Dolby Atmos, suara tidak hanya datang dari kiri dan kanan. Suaranya mengelilingi memenuhi ruangan dengan lembut. Bagi anak-anak, pengalaman ini membuat mereka lebih fokus mendengarkan, tidak mudah terdistraksi, dan merasa tenang saat menghafal. Bagiku sebagai ibu, ini berarti rumah tetap terasa damai tanpa perlu menaikkan volume berlebihan.


Ketika Teknologi Membantu Ibadah, Bukan Mengganggu

Aku bersyukur, karena perangkat ini tidak hanya mendukung pekerjaan dan belajar, tetapi juga mendukung aktivitas spiritual keluarga. Anak-anak bisa mendengar murotal dengan jelas, menghafal ayat demi ayat dengan percaya diri, dan belajar tajwid lewat suara yang akurat. Semua itu dilakukan dari satu perangkat yang sama tanpa speaker tambahan, tanpa kabel rumit, tanpa suara pecah.

MaasyaAllah.


Hati Lebih Tenang, Keamanan Terjamin

Kamera Retractable: Privasi yang Bisa Dikendalikan Sendiri

Tidak semua waktu adalah waktu untuk tampil di kamera. Ada momen ketika aku ingin fokus menulis, atau ketika anak-anak berlalu-lalang di belakang layar. Kamera yang dapat ditarik (retractable camera) pada ASUS V400 AiO bisa disembunyikan secara manual. Tidak bergantung pada pengaturan software. Ternyata privasi tetap berada di tangan pengguna, kapan pun dibutuhkan.


Slot Kunci Kensington Nano: Keamanan Fisik di Ruang Terbuka

Rumah kami tidak banyak sekat seolah semua orang yang datang akan bisa melihat seluruh isi rumah. Ada tamu, ada anak, ada aktivitas keluar-masuk ruangan. ASUS V400 AiO dilengkapi slot kunci Kensington Nano, memungkinkan perangkat dikunci secara fisik.

Fitur ini memiliki manfaat:

  • Mencegah pencurian saat perangkat ditinggal sejenak

  • Memberi rasa aman saat AiO ditempatkan di ruang bersama

  • Cocok untuk rumah, sekolah kecil, atau ruang kerja komunitas

Bagiku, ini seperti ketenangan tambahan di mana perangkat yang menyimpan naskah buku anak, dokumen kerja, dan data keluarga terlindungi dengan baik.


Saatnya Membawa Pulang Ruang Belajar dan Berkarya ke Rumahmu

Ketika satu perangkat bisa dipakai bergantian tanpa drama,
ketika anak belajar teknologi tanpa harus menunduk terlalu dekat ke layar,
ketika ibu bisa bekerja tanpa memindahkan laptop setiap jam,
di situlah teknologi benar-benar bekerja untuk keluarga.

Di rumah kecil dan sederhana seperti rumahku, keputusan membeli perangkat teknologi bukan perkara gaya. Ini adalah keputusan tentang kenyamanan mata anak, ketenangan bekerja, dan ruang bersama yang tidak lagi harus berebut.

Jika kamu juga seorang ibu, orang tua, penulis, pekerja rumahan, atau siapa pun yang ingin menghadirkan teknologi yang mendidik, rapi, dan manusiawi, maka ASUS All-in-One PC V400 (V440/V470) Series layak masuk ke rumahmu.

Agar tenang, aman, dan bergaransi resmi, kamu bisa membelinya langsung melalui kanal resmi ASUS, Tokopedia Official Store, atau Shopee Official Store. Kalau kalian penasaran dengan contoh produk ASUS All-in-One PC V400 (V440VA), bisa klik di website ASUS.

Dengan membeli di kanal resmi, kamu mendapatkan jaminan produk asli, layanan purna jual terpercaya, dan ketenangan jangka panjang.

Jika kamu ingin menghadirkan satu perangkat yang ramah anak, nyaman untuk mata, kuat untuk multitasking, dan rapi untuk rumah minimalis, maka ASUS All-in-One PC V400 Series bukan sekadar pilihan teknologi tetapi juga keputusan kecil yang mengubah keseharian.

Penutup

Rumahku tetap sederhana.
Tidak berubah jadi futuristik.
Tidak penuh perangkat mahal.
Yang berubah hanyalah cara kami belajar, bekerja, dan berbagi layar.

Bagiku, teknologi yang baik adalah yang membuat aku tidak merasa sendirian menjalani banyak peran. Kamera AI yang memahami kondisi wajah lelah, noise cancellation yang mengerti rumah ramai, dan performa yang stabil. Semuanya terasa seperti dukungan yang tak nampak.

ASUS All-in-One PC V400 (V440/V470) Series hadir bukan untuk mengubah rumahku menjadi modern, tetapi untuk membuat rumah sederhana ini tetap produktif, manusiawi, dan penuh cerita.

^^

Artikel ini diikutsertakan pada Lomba Blog “ASUS AiO V400, The Most Aesthetic Workstation!” yang diadakan oleh Travelerien.
Memilih Laptop Gaming Terbaik yang cocok untuk gaming sekaligus menunjang kebutuhan kuliah adalah tantangan tersendiri. Laptop semacam ini harus memiliki performa tinggi untuk gaming namun juga mendukung aktivitas akademik seperti menjalankan aplikasi desain, mengetik laporan, hingga mengikuti kelas daring.

Hal ini menjadi cukup sulit setelah melihat banyaknya laptop gaming dengan harga yang terjangkau untuk spesifikasi. Adapun salah satu contohnya adalah ASUS TUF Gaming A15.
Laptop gaming terbaik

Memilih Laptop Gaming Terbaik

Lalu bagaimana cara memilih laptop gaming terbaik yang bisa digunakan untuk kuliah? Silakan simak artikel ini sampai selesai.

1. Pastikan Prosesor Mendukung Multitasking

Laptop untuk gaming dan kuliah membutuhkan prosesor yang cepat tetapi juga efisien dalam menangani multitasking. Tentu prosesor yang kuat membuat Anda dapat dengan mudah berpindah antara game dan pekerjaan akademik tanpa hambatan. Berdasarkan kebutuhan tersebut maka prosesor AMD Ryzen dan Intel Core Ultra 5 generasi terbaru adalah pilihan ideal.

Prosesor AMD Ryzen 5 memiliki performa multi-core yang luar biasa sehingga mampu menangani tugas berat seperti gaming dan aplikasi desain grafis. Sementara itu Intel Core Ultra 5 generasi ke-11 menawarkan kecepatan single-core tinggi.

Karena itu dua pilihan prosesor tersebut sangat bermanfaat untuk aplikasi kuliah seperti Microsoft Office, Zoom, atau Google Workspace.

2. Pilih Kartu Grafis yang Cukup untuk Gaming dan Desain

Kartu grafis (GPU) sangat penting untuk gaming, namun juga krusial jika Anda mengambil jurusan yang membutuhkan aplikasi desain grafis atau rendering video. Laptop di kategori ini biasanya dilengkapi dengan GPU entry-level seperti NVIDIA GeForce GTX 1650 atau AMD Radeon RX 560X.

NVIDIA GeForce GTX 1650 adalah pilihan populer yang mampu menjalankan game AAA pada pengaturan medium hingga tinggi. Selain itu GPU ini juga cukup mumpuni untuk aplikasi desain seperti Adobe Photoshop, Illustrator, dan bahkan AutoCAD. Sementara itu AMD Radeon RX 560X memberikan performa stabil untuk gaming sekaligus mendukung kebutuhan rendering ringan hingga menengah.

3. Pilih Laptop dengan RAM yang Dapat Diupgrade

RAM adalah salah satu elemen penting yang menentukan seberapa lancar laptop Anda berjalan. Untuk laptop yang digunakan untuk gaming dan kuliah maka RAM berkapasitas minimal 8GB adalah standar. Namun jika memungkinkan lebih disarankan untuk memilih laptop dengan slot RAM tambahan untuk ekspansi hingga 16GB atau lebih.

Kapasitas RAM yang besar sangat membantu jika Anda sering menjalankan aplikasi berat seperti software simulasi, desain 3D, atau multitasking dengan banyak tab browser terbuka. RAM tipe DDR4 dengan kecepatan tinggi (2666MHz atau 3200MHz) lebih disarankan karena menawarkan kinerja lebih baik dan efisiensi daya yang optimal.

4. Utamakan Penyimpanan SSD untuk Kecepatan dan Efisiensi

Penyimpanan adalah faktor lain yang tidak boleh diabaikan. Laptop dengan SSD (Solid State Drive) menawarkan kecepatan baca/tulis yang jauh lebih cepat dibandingkan HDD (Hard Disk Drive). SSD sangat penting untuk mempercepat waktu booting, loading game, dan membuka aplikasi akademik seperti SPSS atau MATLAB.

Laptop yang cocok untuk gaming dan kuliah biasanya dilengkapi dengan SSD berkapasitas 256GB hingga 512GB. Jika Anda membutuhkan lebih banyak ruang untuk menyimpan file kuliah dan game maka Anda bisa memilih laptop yang menawarkan kombinasi SSD dan HDD. HDD berkapasitas 1TB dapat digunakan untuk menyimpan data besar seperti video pembelajaran, file proyek, atau koleksi game.

Selain itu jenis SSD juga memengaruhi performa. SSD NVMe memiliki kecepatan hingga 5 kali lebih tinggi dibandingkan SSD SATA. Jika memungkinkan tentunya pilih laptop dengan SSD NVMe untuk mendapatkan kinerja terbaik.

5. Perhatikan Portabilitas dan Daya Tahan Baterai

Laptop gaming biasanya lebih berat dibandingkan laptop biasa, tetapi jika Anda membutuhkannya untuk kuliah, portabilitas menjadi faktor penting. Pilih laptop dengan bobot dan dimensi yang sesuai agar mudah dibawa ke kampus atau perpustakaan.

Daya tahan baterai juga merupakan aspek yang tidak boleh diabaikan. Meskipun laptop gaming umumnya memiliki baterai yang lebih cepat habis, beberapa model menawarkan mode hemat daya yang dapat memperpanjang masa pakai baterai saat digunakan untuk aktivitas kuliah. Idealnya adalah memilih laptop dengan baterai yang mampu bertahan minimal 4-6 jam dalam penggunaan ringan.

Selain itu laptop yang mendukung pengisian cepat (fast charging) akan sangat membantu bagi mahasiswa yang sering berpindah tempat. Tentu teknologi ini memungkinkan baterai dapat terisi sebagian besar dalam waktu singkat sehingga Anda tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah aktivitas penting.

Memilih laptop gaming yang juga cocok untuk kuliah memerlukan perhatian khusus pada berbagai aspek, seperti prosesor, kartu grafis, RAM, penyimpanan, portabilitas, dan fitur pendukung lainnya. Laptop semacam ini tidak hanya harus kuat untuk bermain game tetapi juga praktis dan efisien untuk menunjang aktivitas akademik.

Laptop untuk editing video

Bila Anda sering melakukan video editing, pasti tahu persis bahwa sebuah laptop yang tepat sangat mempengaruhi hasil atau karya Anda bukan? Laptop yang tepat untuk video editing juga tidak hanya bisa dilihat sekadar soal harga atau desain, melainkan performa dan kemampuan perangkat dalam menangani tugas berat.

Proses rendering video, penggunaan software editing seperti Adobe Premiere Pro atau DaVinci Resolve, serta kebutuhan multitasking membuat laptop dengan spesifikasi yang mumpuni menjadi prioritas! Laptop tipis ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) hadir sebagai jawaban untuk Anda yang mencari laptop tipis namun bertenaga yang bisa membantu pekerjaan editing video!

Spesifikasi yang Dibutuhkan untuk Kebutuhan Video Editing

Laptop untuk video editing membutuhkan kombinasi spesifikasi yang tepat agar setiap proses berjalan mulus. Berikut beberapa komponen utama yang harus diperhatikan:

Prosesor Kuat dan Efisien

Prosesor menjadi otak utama dalam setiap proses komputasi. Untuk kebutuhan video editing, prosesor minimal harus memiliki banyak core dan thread agar mampu menangani rendering dan preview video secara real-time tanpa lag. Pilihan prosesor Intel® Core™ Ultra 7 merupakan salah satu solusi ideal.

Memori RAM Besar

RAM berperan penting dalam multitasking dan proses rendering. Software editing video modern membutuhkan RAM minimal 16GB. Namun, agar kinerja lebih optimal terutama saat bekerja dengan file beresolusi tinggi seperti 4K, kapasitas 32GB menjadi pilihan tepat.

Penyimpanan SSD Cepat

Penyimpanan SSD tidak hanya mempercepat proses booting dan loading software, tetapi juga mempengaruhi kecepatan akses file saat editing. SSD berkapasitas besar seperti 1TB membantu menyimpan video dan proyek besar tanpa kekhawatiran akan kehabisan ruang.

Layar Berkualitas Tinggi

Akurasi warna sangat penting dalam video editing. Layar OLED dengan resolusi tinggi dan rasio aspek 16:10 memberikan ruang kerja lebih luas dan reproduksi warna yang lebih akurat.

Portabilitas dan Daya Tahan Baterai

Video editor seringkali bekerja secara mobile. Oleh karena itu, laptop tipis dan ringan dengan daya tahan baterai yang baik sangat dibutuhkan untuk mendukung produktivitas kapan saja dan di mana saja.

Spesifikasi Varian Tertinggi ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405)

Laptop spek tinggi

Varian tertinggi ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) hadir dengan spesifikasi mumpuni yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan para profesional video editor. Berikut detail spesifikasi utama yang menjadi daya tarik laptop ini:

Intel® Core™ Ultra 7 Processor 155H 1.4 GHz

Prosesor Intel® Core™ Ultra 7 menawarkan kecepatan dan efisiensi yang dibutuhkan dalam proses editing dan rendering video. Dengan arsitektur modern dan frekuensi tinggi, prosesor ini mampu menjalankan aplikasi berat tanpa hambatan.

Layar 3K OLED (2880 x 1800) dengan Rasio 16:10

ASUS Zenbook 14 OLED dilengkapi layar beresolusi 3K dengan panel OLED, memberikan visual tajam dan warna akurat. Rasio aspek 16:10 memungkinkan ruang kerja yang lebih luas sehingga memudahkan proses editing timeline video.

Penyimpanan 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 SSD

SSD berkapasitas 1TB memberikan ruang yang cukup untuk menyimpan proyek besar dan video beresolusi tinggi. Teknologi PCIe® 4.0 memastikan transfer data yang cepat, sehingga waktu loading dan rendering lebih efisien.

32GB LPDDR5X RAM On-Board

RAM berkapasitas 32GB memastikan kelancaran multitasking dan editing tanpa lag. Anda dapat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, seperti software editing dan browser, tanpa khawatir perangkat melambat.

Sistem Operasi Windows 11 Home

Windows 11 Home membawa pengalaman yang lebih intuitif dan kompatibel dengan berbagai software editing video populer. Fitur multitasking seperti Snap Layouts juga mempermudah pengaturan jendela kerja.

Touchscreen yang Responsif

Layar sentuh pada ASUS Zenbook 14 OLED menambah fleksibilitas saat bekerja. Anda dapat menggunakan jari atau stylus untuk melakukan kontrol lebih presisi saat editing.

Harga Sekitar Rp 23 Jutaan

Dengan spesifikasi premium, ASUS Zenbook 14 OLED dibanderol sekitar Rp 23 jutaan. Harga ini sebanding dengan performa dan portabilitas yang ditawarkan, menjadikannya pilihan ideal bagi profesional yang membutuhkan perangkat ringkas namun bertenaga.

Kesimpulan

ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) merupakan pilihan tepat bagi Anda yang membutuhkan laptop tipis namun mampu menangani kebutuhan video editing profesional. Kombinasi prosesor Intel® Core™ Ultra 7, RAM 32GB, dan penyimpanan SSD 1TB memastikan kinerja maksimal.

Layar OLED beresolusi 3K dengan rasio aspek 16:10 memberikan tampilan visual berkualitas tinggi untuk akurasi warna yang optimal. Ditambah dengan portabilitas dan desain elegan, laptop ini menawarkan solusi lengkap untuk editor video yang bekerja secara mobile. Jika Anda mencari perangkat andal dengan harga kompetitif di kisaran Rp 23 jutaan, ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) layak menjadi pertimbangan utama.
Bagi mahasiswa jurusan teknik, memiliki laptop dengan performa tinggi adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. Mahasiswa teknik seringkali dihadapkan pada tugas-tugas berat seperti pemrograman kompleks, desain grafis tingkat lanjut, hingga simulasi teknis yang memerlukan daya komputasi besar.

Oleh karena itu, laptop yang cepat, tangguh, dan handal bukan hanya menjadi alat bantu, tetapi juga partner penting dalam menunjang kesuksesan akademik mereka. Memilih laptop dengan prosesor yang mumpuni akan membantu mahasiswa teknik menyelesaikan tugas-tugas tersebut dengan lebih efisien dan lancar, tanpa hambatan.

ASUS menghadirkan berbagai varian laptop dengan prosesor cepat yang dirancang khusus untuk menghadapi tantangan teknis dan pekerjaan berat. Laptop-laptop ini tidak hanya memberikan performa optimal, tetapi juga menawarkan daya tahan yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas kuliah dan proyek Anda di luar kampus.

Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa Teknik

Dengan laptop-laptop ini, mahasiswa teknik dapat fokus pada yang terpenting, mengembangkan solusi inovatif dan menyelesaikan tantangan teknis dengan mudah. Penasaran laptop apa saja? Mari ulas dari pilihan yang pertama!

1. ASUS Vivobook 14 (A1404)

ASUS Vivobook 14 hadir dengan spesifikasi yang mengesankan untuk penggunaan harian seorang mahasiswa teknik. Dilengkapi dengan prosesor Intel® Core™ i7-1355U, laptop ini menawarkan performa yang cepat dan efisien. RAM hingga 16 GB DDR4 3200 MHz juga memastikan bahwa multitasking akan berjalan lancar, tanpa hambatan.

ASUS Vivobook 14 A1404

Layar 14'' NanoEdge memberikan pengalaman visual yang menyenangkan, sementara desain engsel 180 derajat memperluas fleksibilitas penggunaan di berbagai situasi. Dengan penyimpanan SSD hingga 512 GB, laptop ini mampu menyimpan banyak data dan program yang dibutuhkan untuk studi teknik. Bahkan, fitur tambahan seperti sensor sidik jari opsional menambahkan lapisan keamanan ekstra. Harga sekitar Rp6.5 juta sangat sepadan dengan fitur-fitur yang ditawarkan.

2. ASUS Vivobook Go 14 (E1404G)

Untuk mahasiswa teknik yang mencari laptop dengan harga terjangkau namun tidak mengorbankan performa, ASUS Vivobook Go 14 menjadi pilihan ideal. Prosesor Intel® Core™ i3-N305 memastikan daya komputasi yang mumpuni untuk tugas-tugas kuliah sehari-hari. Walaupun RAM hanya sampai 8 GB, kapasitas ini cukup untuk mengerjakan aplikasi-aplikasi teknik dasar.

ASUS Vivobook Go 14 (E1404G)

Layar 14'' FHD NanoEdge memberikan tampilan yang tajam, ditambah dengan desain engsel 180 derajat yang memudahkan penggunaan di berbagai kondisi. Kapasitas penyimpanan SSD sebesar 512 GB memungkinkan mahasiswa menyimpan berbagai file penting. Selain itu, durability yang sudah memenuhi standar militer menambah kepercayaan terhadap kehandalan laptop ini. Dengan harga sekitar Rp6.5 juta, laptop ini menawarkan nilai yang sangat kompetitif.

3. ASUS Vivobook S 14 OLED (M5406)

Jika Anda mencari laptop dengan performa dan kualitas tampilan yang lebih tinggi, ASUS Vivobook S 14 OLED adalah pilihan yang tepat. Laptop ini dilengkapi dengan prosesor AMD Ryzen™ 7 8845HS yang sangat powerful dan cocok untuk tugas berat seperti pemrograman dan simulasi 3D. Sing-zone RGB backlit keyboard menambahkan gaya dan kenyamanan pada penggunaan sehari-hari.

ASUS Vivobook S 14 OLED (M5406)

Display OLED HDR berukuran 14'' dengan resolusi WUXGA tidak hanya memberikan kualitas gambar yang luar biasa, tetapi juga melindungi mata Anda dengan pengurangan cahaya biru. Laptop ini juga sangat tipis dan ringan, dengan berat hanya 1.3 kg, memudahkan Anda membawanya ke mana saja. Penyimpanan SSD hingga 1 TB dan RAM hingga 32 GB memastikan performa dan ruang penyimpanan yang lebih dari cukup. Harga sekitar Rp13.5 juta adalah investasi yang sepadan dengan semua keunggulan yang ditawarkan.

4. ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406)

ASUS Zenbook 14 OLED adalah laptop yang dirancang khusus untuk mahasiswa yang membutuhkan daya tahan baterai yang panjang dan kinerja maksimal. Ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ 8040 Series, laptop ini mampu menangani berbagai aplikasi teknik dengan efisiensi tinggi. Dengan berat hanya 1.2 kg dan ketebalan 14.9 mm, laptop ini sangat portabel dan nyaman dibawa.

ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406)

Layar OLED HDR berukuran 14'' dengan refresh rate 120Hz menawarkan visual yang sangat mulus dan tajam, sehingga sangat cocok untuk editing gambar dan video. Penyimpanan SSD hingga 1 TB dan RAM hingga 16 GB memungkinkan Anda bekerja tanpa perlu khawatir kehabisan ruang atau kecepatan. Dengan harga sekitar Rp14.9 juta, Anda mendapatkan laptop yang tidak hanya cepat tetapi juga serbaguna.

5. ASUS Vivobook S 14 OLED (S5406)

Terakhir, tetapi tidak kalah penting, adalah ASUS Vivobook S 14 OLED (S5406). Laptop ini hadir dengan prosesor Intel® Core™ Ultra 7 dan sertifikasi Intel® Evo™, memastikan performa tinggi dan efisiensi energi. Laptop ini cocok untuk mahasiswa teknik yang membutuhkan kekuatan komputasi tinggi untuk tugas-tugas kompleks.
ASUS Vivobook S 14 OLED (S5406)

Layar WUXGA OLED HDR 14'' menawarkan gambar yang detail dan warna yang hidup, ideal untuk desain grafis atau simulasi teknik. Dengan berat hanya 1.3 kg, laptop ini sangat portabel. Kapasitas baterai 75 Wh memastikan laptop ini dapat bertahan lama dalam penggunaan produktif sehari-hari. Zenith of its feature list is the copilot key, which allows for more advanced AI exploration. Harga sekitar Rp16.9 juta memberikan kombinasi terbaik antara fitur dan harga.

Investasi dalam salah satu dari lima laptop Asus ini akan sangat mendukung Anda dalam perjalanan akademis teknik Anda. Setiap laptop menawarkan kombinasi optimasi performa, efisiensi, dan mobilitas yang akan membantu Anda mencapai prestasi maksimal dalam studi Anda. Jangan ragu untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda!

Dunia konten saat ini semakin berkembang dengan hadirnya content creator yang produktif dan menghadirkan karya terbaik. Brand dari Taiwan, ASUS, memberikan apresiasi dengan menghadirkan laptop terbaik, ASUS Zenbook DUO UX8406 yang mendukung pekerjaan para creator.

Laptop untuk content creator ini mengusung banyak keunggulan sehingga tidak heran jika banyak yang penasaran. ASUS dalam seri ini berhasil menghilangkan kesan laptop sebagai perangkat kerja yang monoton sebab Zenbook DUO UX8406 sangat unik.

ASUS Zenbook DUO UX8406

Kenapa Memilih Zenbook DUO UX8406?

Kali ini, ASUS mempersembahkan laptop dengan sistem operasi Windows 11 yang juga merupakan laptop berfitur AI dengan dukungan Copilot. Asisten cerdas berbasis AI ini akan memberi inspirasi, mendukung kreativitas dan kolaborasi, serta membantu Anda fokus untuk membuat konten yang menarik.

ASUS Zenbook DUO UX8406 tidak hanya hadir dengan Windows 11, tetapi juga genuine Microsoft Office 2021. Keunggulan seri ini sangat nyaman dalam semua sisi sehingga content creator bisa bekerja lebih lama tanpa merasa lelah. Selain itu masih banyak alasan kenapa Zenbook DUO UX8406 bisa menjadi pilihan terbaik.

1. Dukungan dua layar berkualitas

Layar tentu merupakan bagian yang harus mendapat pertimbangan saat akan membeli laptop. Kali ini ASUS memasang layar jenis panel Asus Lumina OLED. Salah satu keunggulannya sudah tersertifikasi Dolby Vision, Pantone Validated, dan memiliki color gamut 100% DCI-P3. Adanya fitur ini dapat memastikan perangkat reproduksi warna terbaik dan akurat.

Anda bisa bekerja menggunakan stylus pen ASUS 2.0 dengan sensitivitas 4096 di level tekanan. Laptop ini sangat nyaman digunakan menjalankan berbagai aplikasi dan responsif karena layar yang dipasang sudah mengantongi sertifikat VESA DisplayHDR True Black 500 dan dukungan teknologi touchscreen.

Perbedaan yang sangat mencolok dari seri pendahulu, Zenbook DUO UX8406 hadir dengan dua layar sekaligus yang masing-masing berukuran 14 inci. Ketika Anda menggabungkan akan mendapatkan layar yang lega dan berbeda dengan laptop lainnya.

2. Beragam mode layar

Pemasangan layar ini juga sangat unik sehingga pengguna dapat mengubahnya menjadi 5 mode pilihan. Untuk operasional, perangkat mempunyai keyboard yang ergosense dengan respon cepat dan nyaman digunakan. Keyboard bisa disambungkan ke perangkat atau dilepas. Jika dilepas, maka konektivitas akan berlangsung menggunakan Bluetooth.

Layar berkualitas tersebut mempunyai resolusi 3K (2880 x 1800) dan refresh rate 120Hz. Untuk layar utama memiliki rasio aspek 16:10, bezel tipis, dan kecerahan hingga 500 nits.

Ada lima mode yang bisa dijajal saat bekerja dengan Zenbook DUO UX8406, yaitu Dual-Screen, Desktop, Laptop Mode dengan keyboard fisik, Laptop Mode dengan virtual keyboard dan Sharing.

3. Dimensi pas

ASUS dengan teknologinya berhasil menciptakan perangkat yang mempunyai dimensi pas. Laptop ini sangat tipis dan ringan, dengan 14,6mm dan bobot 1,35kg. Untuk konektivitas selain Bluetooth, tersedia port lengkap, seperti dua port Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, hingga jack audio 3.5 mm.

Dimensi ini yang menjadikan laptop Zenbook DUO UX8406 menjadi perangkat yang mobile dan mumpuni. Ini sangat menunjang pekerjaan content creator yang harus bekerja di dalam dan di luar ruangan.

4. Baterai

Kemampuan kerja dari laptop tidak akan dapat digunakan dengan maksimal tanpa dukungan baterai yang awet. Sebagai sumber daya, produsen memasang baterai berukuran lega, 75W. Perpaduan dengan kinerja perangkat yang efisien menjadikan daya tersebut semakin awet.

Anda tidak perlu khawatir perangkat drop saat bekerja di luar ruangan dan tidak ada sambungan listrik. Poin ini perlu mendapat pertimbangan agar pekerjaan yang menumpuk tidak terhambat sebab laptop kehabisan daya.

5. Prosesor

Untuk dapur pacu, laptop untuk content creator ini sangat mumpuni karena mengusung chipset handal. Dapur pacunya luar biasa terjamin karena untuk urusan dapur pacu disokong dengan prosesor Intel® Core™ Ultra 9 yang terkenal kinerjanya.

6. Memori

Hadir dengan RAM lega menjadikan perangkat ini semakin mumpuni dalam menjalankan berbagai aplikasi. dengan RAM dan memori LPDDR5X hingga 32GB. Untuk memori penyimpanannya menggunakan SSD PCIe® 4.0 hingga 2TB, menyimpan banyak file berat tetap aman.

Bagi Anda yang mencari laptop handal, tepat sekali jika Anda memilih ASUS Zenbook DUO UX8406. Laptop untuk content creator ini sudah teruji kehandalannya karena mengusung banyak kelebihan.
Dalam era digital yang terus berkembang, Laptop telah menjadi perangkat yang tak tergantikan bagi para profesional di berbagai bidang. ASUS Vivobook S 15 Bape, dalam kolaborasi dengan A BATHING APE® (BAPE®), brand streetwear ternama, adalah pilihan yang sangat layak untuk para profesional yang mencari perangkat yang tidak hanya andal dalam hal kinerja, tetapi juga mencerminkan gaya hidup dan kepribadian mereka.

ASUS VivoBook S15 BAPE

Alasan ASUS VivoBook S15 BAPE cocok untuk para profesional

Berikut adalah lima alasan kenapa ASUS VivoBook S15 BAPE adalah pilihan yang cocok untuk para profesional:

1. Kinerja Maksimal yang Tidak Mungkin Diragukan

Profesional seringkali menghadapi tugas-tugas yang membutuhkan kinerja tinggi, mulai dari pengolahan data hingga aktivitas multimedia. ASUS VivoBook S 15 BAPE dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5-13500H yang kuat dengan kecepatan dasar 2.6 GHz (hingga 4.7 GHz dengan Turbo Boost), 12 core, dan 16 thread.

Prosesor ini memungkinkan Anda untuk menjalankan aplikasi berat dan multitasking dengan lancar. Dengan RAM 16GB LPDDR5, Anda tidak perlu khawatir tentang keterbatasan memori saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.

2. Tampilan Berkualitas Tinggi dan Jernih

ASUS VivoBook S15 BAPE menampilkan layar OLED 2.8K dengan resolusi 2880 x 1620 piksel dan rasio aspek 16:9. Layar OLED memberikan gambar yang sangat tajam dan warna yang hidup. Ini adalah aset berharga untuk para profesional yang terlibat dalam desain grafis, pengeditan video, atau bahkan hanya untuk menampilkan presentasi. Layar yang berkualitas tinggi memastikan pengalaman visual yang luar biasa.

3. Portabilitas dan Gaya Tentu Hal Penting

Para profesional sering bergerak dan membutuhkan laptop yang mudah dibawa. ASUS VivoBook S15 BAPE memiliki desain yang ringkas dan ringan, sehingga mudah dijinjing saat bepergian. Desainnya yang dinamis dan trendi, dengan sentuhan gaya dari BAPE®, memastikan bahwa Anda tampil modis di setiap kesempatan.

Kolaborasi ini menghasilkan laptop yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memikat. Bukan hanya itu, ketahanan baterai laptop ini memungkinkan Anda mengerjakan tugas di luar ruangan dalam waktu yang lama. Deadline mepet? Waktu yang sempit? Bukan lagi jadi masalah!

4. Sistem Operasi Terbaru dan Paling TOP

Sistem operasi Windows 11 Home yang dijalankan oleh laptop ini menawarkan berbagai fitur produktivitas baru. Integrasi yang kuat dengan Microsoft Teams memudahkan komunikasi dan kolaborasi dengan rekan kerja. Fitur Snap Layouts memungkinkan Anda untuk mengatur dan mengelola jendela aplikasi dengan mudah, yang sangat berguna saat bekerja dengan beberapa aplikasi sekaligus.

Dukungan untuk aplikasi Android melalui Microsoft Store juga membuka pintu untuk lebih banyak pilihan dalam produktivitas. Untuk sistem segahar ini harga ASUS Vivobook S 15 OLED BAPE Edition sangatlah bersaing, dijual dengan harga US$1299.99 atau sekitar 19 jutaan Rupiah. Dengan spesifikasi unggulan dan gaya yang memukau, laptop ini memberikan nilai yang luar biasa bagi para pengguna profesional yang menginginkan kinerja dan gaya dalam satu paket.

5. Kualitas Audio dan Video yang Bening

Kualitas audio dan video yang baik sangat penting dalam komunikasi bisnis, terutama dalam pertemuan virtual. ASUS VivoBook S15 BAPE dilengkapi dengan speaker ASUS SonicMaster untuk kualitas audio yang baik. Kamera Full HD 1080p memastikan bahwa panggilan konferensi dan pertemuan virtual berjalan dengan baik. Kualitas gambar yang tajam dan suara yang jernih adalah kunci untuk berkomunikasi dengan efektif dalam situasi virtual.

Dengan kualitas audio dan video yang baik, para profesional dapat berkomunikasi dengan lebih efektif. Pesan mereka dapat tersampaikan dengan jelas, dan interaksi dalam pertemuan virtual menjadi lebih dinamis.

Kualitas ini sangat penting dalam memastikan bahwa kolaborasi dan pertukaran ide baru dapat berjalan lancar, bahkan ketika anggota tim lainnya berada di lokasi yang berbeda. Laptop ini memastikan para profesional dapat menjalankan pertemuan virtual dengan percaya diri, pesan mereka tersampaikan dengan baik, dan menjaga hubungan bisnis yang positif.

Dalam rangkaian informasi di atas, jelas bahwa ASUS VivoBook S15 BAPE adalah laptop yang cocok untuk para profesional yang menuntut kinerja tinggi, tampilan berkualitas, serta mobilitas. Dengan spesifikasi yang kuat, tampilan OLED yang memukau, portabilitas yang baik, sistem operasi canggih, dan kualitas audio-video yang unggul, laptop ini memenuhi berbagai kebutuhan bisnis dan hiburan.

Ketika Anda memilih ASUS VivoBook S15 BAPE, Anda tidak hanya mendapatkan alat kerja yang andal, tetapi juga pernyataan gaya yang mencerminkan kepribadian Anda. Laptop ini memberikan kombinasi yang memukau antara kinerja dan gaya, memungkinkan para profesional untuk menjadi produktif, tampil modis, dan efisien dalam pekerjaan mereka.
Ingin produktif dimana saja namun terkendala dengan laptop yang berat? Jangan khawatir lagi, karena ASUS Indonesia kini menghadirkan produk laptop super ringannya yaitu ASUS Zenbook S13 OLED UX5304. Kerennya lagi, laptop ini didesain sangat canggih dan ramah terhadap lingkungan dibuktikan dengan sertifikat EPEAT Gold.

ASUS memang selalu ingin menghadirkan inovasi dalam setiap produknya. Hal ini terbukti dengan berbagai fitur canggih yang disematkan pada laptop ASUS Zenbook S13 OLED. Namun tetap mampu mempertahankan desainnya yang tipis dan ringan sehingga digadang-gadang probabilitas yang tinggi.
ASUS Zenbook S13 OLED

Desain Tipis Mudah Ditenteng

Jika Anda membutuhkan laptop yang memiliki desain tipis sehingga mudah dibawa kemana pun bepergian, maka ASUS Zenbook S13 OLED lah pilihan yang tepat. Laptop ini akan melengkapi hidup Anda dengan desain yang sangat tipis dengan ketebalan total hanya 1 cm saja dan berat laptop hanya 1 kg. Dengan ketebalan dan berat tersebut maka masuk kategori ultra ringan dan portable.

Laptop ini memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan teknologi bagi Anda yang aktif bergerak. Dengan kelebihannya yang ultra tipis dan ultra ringan, membuat laptop ini memiliki mobilitas dan manfaat yang maksimum bagi penggunannya. Apalagi dilengkapi dengan prosesor Intel core Generasi ke 13 yang semakin membuatnya terdepan.

Bagaimana Bisa Laptop Ini Ultra Tipis dan Ultra Ringan?

Pasti banyak pertanyaan yang terpikir, bagaimana bisa laptop secanggih ini dengan teknologi yang sangat handal dan lengkap bisa dibuat sangat tipis dan sangat ringan? Tentu saja banyak upaya yang dilakukan oleh ASUS untuk membuat laptop ASUS Zenbook S13 OLED yang memiliki ukuran sempurna untuk memenuhi kebutuhan mobilitas Anda. Berikut ini hal yang dilakukan untuk membuat laptop yang ultra tipis dan ultra ringan:

Menggunakan Bahan Terbaik

ASUS menggunakan jenis bahan yang dibuat dari perpaduan antara plastik dan logam, sehingga mampu menghasilkan produk yang lebih ramping 25% dari generasi sebelumnya. Logam magnesium-aluminium digunakan untuk dek keyboard, sehingga mampu membentuk struktur yang kokoh. Kemudian penutup kaca yang sangat tipis digunakan pada touchpad agar navigasi dapat berjalan mulus tanpa gangguan.

Mengatur Ruang Interior dengan Efisien

ASUS juga mampu mengatur ruang interior ASUS Zenbook S13 OLED dengan sedemikian rupa sehingga dapat membuatnya lebih ramping 25% dari generasi pendahulunya. Laptop ini menggunakan papan sirkuit yang memiliki lapisan lebih sedikit dan kepadatan kabel lebih tinggi. Dengan begitu mampu memuat lebih banyak transistor dan memberikan kinerja lebih baik dengan bobot yang lebih ringan di dalam ruangan yang compact.

Selain itu motherboard juga dirancang presisi sehingga mampu menampung dua kipas yang sangat tipis. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan aliran udara agar pendinginan menjadi lebih baik namun tetap lebih tipis 30% dari laptop sekelasnya.

Menyematkan Kamera FHD IR

Untuk mewujudkan profil rampingnya, laptop ASUS Zenbook S13 OLED UX5304 menyematkan kamera FHD IR yang lebih tipis namun memiliki fitur CNC. Proses CNC yang digunakan pada ASUS mampu membantu mencapai profil yang sangat ramping dan lebih ringan. Laptop ASUS kali ini juga menggunakan panel OLED ultra-thin yang dirancang khusus untuk mewujudkan profil alprop yang ultra-ramping.

Produktif Dimana pun dengan ASUS Zenbook S13 OLED

Laptop ASUS hadir dengan dilengkapi dengan Windows 11 Home. Ketika pekerjaan menumpuk, laptop ASUS dengan Windows 11 siap membantu Anda menyelesaikannya. Laptop ASUS dengan Windows 11 yang lebih nyaman di mata, memungkinkan Anda mengekspresikan diri dan cara kerja terbaik Anda. Dan tidak hanya Windows 11 asli, tersedia juga genuine Microsoft Office 2021 untuk menunjang aktivitas kamu sepanjang hari.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh laptop ASUS terutama dalam hal desain yang dibuat dengan sangat tipis dan sangat ringan ini, mampu menjawab kebutuhan pengguna yang mobilitasnya tinggi dan membutuhkan laptop dengan teknologi terdepan.

Laptop ASUS mampu mendukung Anda untuk produktif dimana pun berada, karena Anda bisa membawa laptop ini serasa tanpa beban. Tidak perlu diragukan lagi memang ASUS Zenbook S13 OLED dalam hal probabilitas. Pengguna bisa merasakan kehandalan laptop super canggih di dalam body laptop yang sangat langsing dan tipis.